Taipei, 22 Jan. (CNA) Seorang pria bermarga Hsu (徐) dituntut pada Rabu (21/1) karena diduga mencoba memeras US$600.000 (Rp10,1 miliar) dari sebuah hotel di Taipei setelah menemukan seekor kecoa di dalam makanan.
Kantor Kejaksaan Distrik Taipei mengatakan Hsu dan seorang temannya sedang makan di hotel tersebut sekitar pukul 18.00 pada 15 Agustus 2025, ketika temannya menemukan seekor kecoa di salah satu hidangan.
Menurut kejaksaan, Hsu kemudian mengancam akan mengungkapkan insiden tersebut ke media dan memperingatkan bahwa hotel tersebut bisa dipaksa untuk menghentikan operasionalnya, sebelum menuntut "donasi" sebesar US$600.000.
Seorang manajer bermarga Lin (林) meminta maaf atas nama hotel, membebaskan biaya makan, dan memberikan hadiah. Pihak hotel juga setuju, atas permintaan Hsu, untuk mengadakan pertemuan lanjutan keesokan harinya.
Menurut kejaksaan, Hsu bertemu dengan manajer umum hotel yang bermarga Kuo (郭) dan direktur pemasaran yang bermarga Chao (趙) dalam pertemuan tersebut, di mana ia menginstruksikan kedua eksekutif itu untuk menyampaikan tuntutannya kepada manajemen yang lebih tinggi.
Penyelidik menyimpulkan bahwa meskipun ditemukan kondisi kebersihan makanan yang buruk, pihak hotel telah meminta maaf dan memberikan kompensasi yang sesuai.
Kejaksaan mengatakan Hsu seharusnya dapat menempuh jalur hukum jika merasa haknya dilanggar, namun ia justru mengeluarkan ancaman dan menuntut uang yang tidak berkaitan dengan biaya medis atau kompensasi emosional.
Berdasarkan temuan tersebut, Kantor Kejaksaan Distrik Taipei menuntut Hsu atas dugaan percobaan pemerasan, demikian disampaikan kantor tersebut.
Selesai/ML