Tawaran untuk permintaan baju hangat di musim dingin terus berdatangan. Serikat Buruh Industri Perawatan Taiwan (SBIPT) kembali menggunggah pendaftaran untuk permintaan baju hangat bagi seluruh pekerja migran Indonesia (PMI) di seluruh Taiwan melalui formulir daring yang dibagikan, tulis keterangan rilis pers SBIPT melalui sosial medianya.
Saat dihubungi CNA, Fajar, ketua SBIPT mengatakan bahwa serikatnya akan terus membagikan baju-baju hangat untuk pekerja migran wanita yang membutuhkan.
“Musim dingin telah tiba, kami ingin berbagi baju hangat untuk kawan-kawan PMI yang memerlukan. Musim dingin ini hanya beberapa saat saja, kami ingin agar teman-teman bisa menabung dan tidak membelanjakan uangnya untuk beli baju-baju hangat yang agak mahal.” Ujar Fajar menanggapi.
Ketika ditanya apakah juga menerima donasi baju musim dingin, Fajar mengatakan bahwa sisa baju dingin dari pengumpulan donasi tahun lalu masih banyak. Jadi, untuk kali ini akan difokuskan pada pemberian baju-baju musim dingin untuk PMI wanita yang memerlukan.
“Bagi yang ingin meminta baju hangat, silahkan untuk menghubungi nomor yang tertera di brosur atau daftar lewat formulir yang kami bagikan. Jangan kuatir tentang pengiriman, bisa dikirim melalui mini market seluruh Taiwan atau lewat pos. Untuk ongkos kirim gratis, SBIPT yang tanggung,” ujar Fajar.
Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk meminta baju hangat, silahkan menghubungi nomor Whatsapp 0979638084 atau mengisi formulir dibawah ini:
https://forms.gle/5QsZvqK43ZtRs6c58