Pakar: Helikopter PLA diduga pertama kali lintasi garis median Selat Taiwan

22/07/2026 11:07(Diperbaharui 22/07/2026 11:08)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : mnd.gov.tw)
(Sumber Foto : mnd.gov.tw)

Taipei, 22 Juli (CNA) Sebuah helikopter militer Tiongkok terdeteksi melintasi garis median Selat Taiwan pada Senin (20/7), yang menurut seorang pakar militer tampaknya merupakan kali pertama insiden semacam itu terjadi.

Menurut Kementerian Pertahanan Nasional (MND), dua pesawat -- sebuah helikopter Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok dan sebuah pesawat nirawak PLA -- terdeteksi beroperasi di sisi Selat Taiwan milik Taiwan antara pukul 10.20 pagi hingga 7.40 malam hari Senin.

Selama 24 jam dari pukul 6 pagi Senin hingga 6 pagi Selasa, MND mendeteksi lima kapal perang PLA, enam kapal resmi Tiongkok, dan empat sortie pesawat PLA yang beroperasi di sekitar Taiwan.

Chieh Chung (揭仲), seorang peneliti di Institute for National Defense and Security Research (INDSR) yang didanai pemerintah, mengatakan ia percaya ini adalah pertama kalinya helikopter PLA terdeteksi melintasi garis median.

Tiongkok mulai secara rutin mengirimkan pesawat militer melintasi garis tersebut, yang secara efektif menghapus batas diam-diam yang telah lama dihormati, setelah kunjungan Ketua DPR AS saat itu, Nancy Pelosi, ke Taiwan pada Agustus 2022.

Chieh mengatakan kepada CNA bahwa sejak kunjungan Pelosi, helikopter PLA sering terdeteksi beroperasi di dekat Taiwan.

Namun pada hari Senin, helikopter tersebut tidak hanya melintasi garis median tetapi juga beroperasi dalam waktu yang cukup lama di zona larangan terbang yang ditetapkan Taiwan, yang menurut Chieh merupakan bentuk baru operasi "zona abu-abu".

Aktivitas zona abu-abu adalah tindakan yang melibatkan metode ambigu atau nontradisional yang bertujuan mencapai tujuan strategis tanpa secara terang-terangan melewati ambang konflik terbuka.

Ia mengatakan belum jelas apakah helikopter PLA yang terdeteksi tersebut merupakan pesawat berbasis kapal atau telah dikirim dari pangkalan penerbangan Angkatan Darat PLA di sepanjang pantai Tiongkok.

Kendati demikian, Chieh mengatakan militer Taiwan harus tetap waspada terhadap kemungkinan bahwa PLA sedang melakukan operasi gabungan yang melibatkan pesawat nirawak dan helikopter di sisi Selat milik Taiwan.

(Oleh Matt Yu, Joseph Yeh, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.