Taipei, 5 Jan. (CNA) Otoritas Taiwan pada Sabtu (3/1) mengecam tindakan yang mereka katakan bertujuan untuk mengintimidasi masyarakat demokratis Taiwan, setelah sebuah unggahan Weibo yang membagikan citra satelit rumah dan tempat kerja Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) Puma Shen (沈伯洋) beredar di platform media Tiongkok.
Unggahan tersebut, yang dibuat oleh seorang pengguna Weibo Tiongkok pada hari Kamis (1/1), juga mengancam akan menangkap Shen atas tuduhan "pemisahan diri" dan meminta informasi dari publik. Unggahan itu dengan cepat disebarluaskan oleh berbagai media Tiongkok, termasuk Straits Today (今日海峽) dan Straits Headlines (兩岸頭條), yang berafiliasi dengan Taiwan.cn yang dikelola negara.
Kementerian Luar Negeri mengatakan tindakan tersebut melanggar konvensi internasional dan melanggar privasi pribadi, menuduh Tiongkok berupaya menciptakan ketakutan dan efek jera di masyarakat demokratis Taiwan.
Kementerian juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk bersama-sama mengecam pelanggaran hak asasi manusia dan privasi pribadi oleh Tiongkok serta mencegah penyalahgunaan otoritas ekstrateritorial dan represi lintas batas.
Republik Tiongkok (Taiwan) dan Republik Rakyat Tiongkok bukanlah pihak yang saling berada di bawah satu sama lain, dan yang terakhir tidak memiliki yurisdiksi atas rakyat Taiwan, tambah kementerian tersebut.
Dalam pernyataan terpisah, Dewan Urusan Daratan (MAC) mengecam otoritas Tiongkok karena membiarkan konten berbahaya seperti itu dipublikasikan secara daring dan mengatakan bahwa konten tersebut seharusnya dihapus.
"Jika Tiongkok terus bertindak secara sembrono dan meningkatkan intimidasi terhadap rakyat Taiwan, kami tidak punya pilihan selain meninjau kembali seluruh pertukaran lintas selat," tegas MAC.
Sementara itu, Badan Kepolisian Nasional mengatakan akan meningkatkan langkah-langkah keamanan untuk melindungi keselamatan pribadi Shen dan keamanan tempat tinggalnya, memastikan ia dapat terus menjalankan tugasnya sebagai legislator.
Badan tersebut meyakinkan masyarakat bahwa mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa, karena polisi akan terus menjaga warga dan memelihara ketertiban umum.
Shen meremehkan ancaman tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah taktik klasik Tiongkok untuk memecah belah masyarakat Taiwan dan mengintimidasi publik. Ia menambahkan bahwa, seiring masyarakat Taiwan semakin sadar akan langkah-langkah seperti itu, seperti latihan militer Tiongkok baru-baru ini, dampaknya semakin berkurang.
Menanggapi citra satelit tersebut, legislator DPP itu mengatakan Tiongkok menunggu dirinya panik, seraya menambahkan bahwa taktik psikologis ini tidak berpengaruh di Taiwan, mengingat lokasi-lokasi tersebut dapat diakses dengan mudah melalui citra satelit yang tersedia untuk umum.
(Oleh Liu Chien-pang, Lee Ya-wen, Kuo Chien-shen, Wu Shu-wei, Ko Lin, dan Muhammad Irfan)
>Versi Bahasa Inggris
Selesai/ja