MOEA perbarui pedoman bagi mahasiswa asing yang magang di Taiwan

09/01/2026 17:17(Diperbaharui 09/01/2026 17:24)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kementerian Urusan Ekonomi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kementerian Urusan Ekonomi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 9 Jan. (CNA) Kementerian Urusan Ekonomi (MOEA) pada hari Kamis (8/1) mengeluarkan pedoman terbaru untuk melindungi hak-hak mahasiswa asing yang magang di Taiwan, termasuk aturan yang lebih jelas mengenai kelayakan mahasiswa, tunjangan magang, dan jam kerja.

Berdasarkan Pedoman yang Direvisi tentang Pengajuan Mahasiswa Asing ke ROC sebagai Magang di Perusahaan dan Organisasi, mahasiswa harus terdaftar di universitas luar negeri yang secara resmi tercantum oleh Kementerian Pendidikan (MOE) Taiwan, demikian disampaikan Departemen Peninjauan Investasi MOEA dalam siaran pers.

Mahasiswa harus telah menyelesaikan setidaknya satu semester studi sebelum datang ke Taiwan dan berusia sesuai dengan program mereka. Mereka juga harus mempelajari bidang yang terkait dengan magang mereka dan memiliki kemampuan komunikasi dasar dalam bahasa Mandarin atau Inggris untuk memastikan kualitas dan efektivitas magang, kata departemen tersebut.

Berbicara kepada wartawan sebelum rapat, Menteri Ekonomi Kung Ming-hsin (龔明鑫) mengatakan total 1.805 mahasiswa asing disetujui untuk magang di Taiwan tahun lalu, dengan bidang magang meliputi sektor makanan dan minuman, logistik, dan manufaktur.

Kung menambahkan bahwa magang harus dibayar tidak kurang dari upah minimum, termasuk beasiswa dan tunjangan hidup. Jam kerja dibatasi maksimal delapan jam per hari dan 40 jam per minggu, dan magang tidak boleh dijadwalkan bekerja antara pukul 10 malam hingga 6 pagi tanpa persetujuan tertulis mereka, untuk mencegah kelelahan kerja.

Upah minimum bulanan di Taiwan, berlaku mulai 1 Januari, adalah NT$29.500 (Rp15,7 juta), sedangkan upah per jam adalah NT$196.

Sementara itu, MOEA menegaskan kembali bahwa magang juga harus dilindungi oleh asuransi yang sesuai yang disediakan oleh penyelenggara magang, termasuk setidaknya asuransi kecelakaan kelompok atau kecelakaan kerja.

Kementerian mengatakan akan melakukan inspeksi bersama dengan lembaga terkait, termasuk Kementerian Tenaga Kerja, secara tidak teratur sebagai bagian dari langkah pengawasan. Penyelenggara magang yang melanggar aturan dapat dilarang menerima mahasiswa magang asing di Taiwan selama enam bulan.

Menanggapi kekhawatiran bahwa pedoman terbaru dapat meningkatkan biaya dan memicu penolakan dari beberapa pelaku usaha, Kung mengatakan pemagang asing "tidak boleh diperlakukan sebagai tenaga kerja murah."

Tanpa merinci lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kementerian memiliki langkah dukungan lain untuk perusahaan yang sedang melakukan peningkatan atau restrukturisasi dan percaya bahwa pedoman ini akan menciptakan keseimbangan antara pengembangan bisnis dan perlindungan magang.

(Oleh Tseng Yun-ting, Ko Lin, dan Muhammad Irfan) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.