Taipei, 18 Agu. (CNA) Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) mengeluarkan peringatan panas untuk 10 kota dan kabupaten pada hari Selasa (18/8), namun sebuah sistem tekanan rendah mengancam dan dapat meningkatkan risiko cuaca buruk hingga Senin depan.
CWA mengeluarkan peringatan panas oranye untuk sebagian wilayah Kota Taipei dan New Taipei serta Kabupaten Nantou dan Yunlin, di mana suhu dapat mencapai 36 derajat atau lebih selama tiga hari berturut-turut.
Peringatan panas kuning dikeluarkan untuk Kota Taoyuan, Chiayi, dan Tainan serta Kabupaten Changhua, Chiayi, dan Hualien, di mana suhu tertinggi 36 derajat dimungkinkan dalam satu hari.
CWA juga mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk daerah pegunungan New Taipei dan Kabupaten Yilan, dengan kemungkinan hujan deras lokal juga terjadi di sepanjang pantai utara serta di Hualien dan Taitung.
Peringatan angin kencang tetap berlaku hingga Selasa malam untuk sebagian wilayah New Taipei, Taoyuan, Kabupaten Pingtung, Kabupaten Penghu, dan Kabupaten Lienchiang, di mana kecepatan angin berkelanjutan 41-51 kilometer per jam (skala Beaufort 6) atau hembusan angin 63-75 kpj (skala 8) mungkin terjadi.
Ahli meteorologi independen Wu Der-rong (吳德榮) mengatakan, sebuah sistem tekanan rendah diperkirakan akan bergerak perlahan melintasi Taiwan mulai Rabu hingga Senin depan, membuat atmosfer semakin tidak stabil.
Dalam kolom cuaca daring, Wu mengatakan suhu siang hari akan tetap panas sebelum hujan turun, sementara sistem konvektif yang kuat dapat menghasilkan petir, hembusan angin kencang, dan hujan deras berdurasi singkat.
Menurut Wu, sistem tekanan tinggi Pasifik diperkirakan akan menguat pada 25-27 Agustus, membawa cuaca cerah dan panas di seluruh Taiwan, dengan hanya hujan lokal di sore hari di daerah pegunungan.
Wu juga mengatakan model prakiraan menunjukkan adanya gangguan tropis yang dapat mulai berkembang di sebelah timur Guam pada Kamis dan bergerak ke barat laut.
Proyeksi saat ini menunjukkan gangguan tersebut dapat berbelok ke utara di dekat Kepulauan Ryukyu antara 25 dan 27 Agustus dan kemungkinan tidak akan mendekati Taiwan, katanya.