Pria mabuk serang turis Filipina, berkelahi dengan pria AS di TMS

02/08/2026 18:52(Diperbaharui 02/08/2026 18:52)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Stasiun Utama Taipei. Foto arsip CNA
Stasiun Utama Taipei. Foto arsip CNA

Taipei, 2 Agu. (CNA) Seorang pria diduga menyerang seorang turis Filipina di sebuah halte bus di luar Taipei Main Station pada hari Minggu (2/8) setelah mengeluh bahwa wanita tersebut berbicara terlalu keras di telepon, sehingga seorang warga negara AS turun tangan dan terlibat perkelahian dengannya, kata polisi.

Kasus yang melibatkan pria bermarga Chen (陳) tersebut kemudian dilimpahkan ke jaksa untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran termasuk pemaksaan, penyerangan, dan perusakan properti.

Kepolisian Distrik Pertama Zhongzheng, Departemen Kepolisian Kota Taipei, mengatakan bahwa mereka menerima laporan sekitar pukul 11:30 pagi bahwa Chen, yang tampaknya telah minum alkohol, menjadi marah atas percakapan telepon turis tersebut dan diduga melemparkan ponsel milik wanita itu serta mengejarnya.

Gambar dari Pixabay hanya untuk tujuan ilustrasi
Gambar dari Pixabay hanya untuk tujuan ilustrasi

Selama konfrontasi, Chen mencoba melemparkan ponsel wanita itu sejauh mungkin, namun ponsel tersebut justru mengenai dan merusak papan tampilan elektronik yang dioperasikan oleh Kantor Transportasi Umum Taipei, kata polisi.

Seorang warga negara AS, yang tidak disebutkan namanya, kebetulan lewat dan berusaha menghentikan serangan tersebut. Chen kemudian terlibat perkelahian fisik dengannya sebelum polisi tiba dan memisahkan kedua pria itu.

Polisi membawa Chen, turis Filipina, dan warga negara Amerika tersebut ke kantor polisi untuk memperjelas keadaan, dan kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke jaksa.

(Oleh Huang Li-yun, Lee Hsin-Yin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.