Taichung, 13 Juli (CNA) Seorang pria di Taichung baru-baru ini diduga hampir menjadi korban penipuan setelah memercayai iklan pinjaman daring dan modus "mempercantik aliran dana rekening", kata kepolisian setempat pada Minggu (12/7).
Stasiun Polisi Fengyuan menerima laporan dari salah satu bank di wilayahnya pada 3 Juli sekitar pukul 10.40 terkait dugaan penipuan pinjaman palsu, kemudian mengerahkan petugas ke lokasi, kata kepolisian.
Pemeriksaan awal menunjukkan pria itu sedang membutuhkan modal dan melihat iklan pinjaman di internet baru-baru ini, lalu menghubungi akun LINE yang mengaku sebagai perusahaan manajemen aset untuk berkonsultasi mengenai pengajuan kredit, kata kepolisian.
Pelaku diduga menggunakan komunikasi profesional untuk meyakinkan pria itu mengunduh aplikasi kripto, menyerahkan kata sandi perbankan daring, dan pergi ke bank untuk mendaftarkan rekening tujuan transfer otomatis dengan dalih "mempercantik aliran dana rekening" demi mempermudah persetujuan kredit, kata kepolisian.
Saat pria itu memproses pendaftaran tersebut di bank, staf yang curiga dengan alasan transaksinya langsung menyadari taktik itu segera menghubungi polisi untuk mencegah kerugian, kata kepolisian.
Polisi yang tiba di lokasi menjelaskan bahwa sindikat penipuan kerap menyalahgunakan akses perbankan korban untuk mencuci uang hasil kejahatan.
Jika terjadi, pria itu tidak hanya kehilangan tabungan tetapi juga terancam pidana sebagai pemilik rekening penampung ilegal, kata kepolisian.
Setelah pria itu menyadari bahaya tersebut, ia langsung membatalkan proses pendaftaran rekening transfer otomatis, pungkas kepolisian.
(Oleh Hao Hsueh-ching dan Agoeng Sunarto)
Selesai/JC