Taoyuan, 10 Apr. (CNA) Jaksa di Taoyuan pada hari Kamis (9/4) mendakwa tiga pria dalam kasus penyelundupan narkoba internasional yang melibatkan lebih dari 512 kilogram ketamin dengan nilai jual diperkirakan mencapai NT$300 juta (Rp161,2 miliar), dan menuntut hukuman penjara lebih dari 10 tahun untuk dua dari tersangka tersebut.
Kantor Kejaksaan Distrik Taoyuan mengatakan para tersangka, bermarga Liao (廖), Chen (陳), dan Tsai (蔡), didakwa karena mengangkut narkotika Kategori 3 yang melanggar Undang-Undang Pencegahan Bahaya Narkotika.
Jaksa menuntut hukuman lebih dari 10 tahun untuk Liao dan Chen, serta lebih dari tujuh tahun untuk Tsai, dengan alasan jumlah narkoba yang besar dan potensi bahaya bagi masyarakat.
Dalam sebuah pernyataan, kantor kejaksaan mengatakan ketiga pria tersebut bersekongkol dengan kaki tangan yang tidak diketahui identitasnya untuk menyelundupkan 84 kotak ketamin, yang secara palsu dideklarasikan sebagai serat kaca, dari Frankfurt, Jerman, ke Taiwan melalui udara pada 7 Desember tahun lalu.
Pengiriman tersebut dicegat saat tiba di Bandara Internasional Taoyuan Taiwan oleh petugas bea cukai, yang menemukan 512,69 kg ketamin tersembunyi di dalam kargo dan melaporkan kasus tersebut kepada penyidik.
Menurut jaksa, satuan tugas gabungan yang dipimpin oleh Biro Investigasi, bekerja sama dengan bea cukai dan polisi, melacak pengiriman tersebut ke sebuah rumah di Distrik Xiaogang, Kaohsiung.
Liao telah menyewa rumah tersebut sebagai lokasi pengiriman, sementara Tsai menyewa kendaraan untuk membantu mengangkut narkoba, dengan keduanya menerima bayaran NT$80.000, kata jaksa. Chen diduga mengarahkan dua anak di bawah umur untuk memantau operasi dan melapor kembali, menawarkan mereka NT$10.000 hingga NT$20.000.
Pihak berwenang menangkap Liao dan Tsai di Kaohsiung pada 10 Desember saat mereka mencoba mengambil kiriman tersebut, bersama dengan dua anak di bawah umur. Chen kemudian juga ditangkap, kata jaksa.
Jaksa mengatakan narkoba yang disita, jika diedarkan, dapat digunakan untuk sekitar 1,7 juta dosis, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan ketertiban sosial.
Karena jumlah yang besar dan risiko terkait penyimpanan, ketamin tersebut diambil sampelnya dan dimusnahkan sesuai dengan peraturan sebelum penyelidikan selesai, kata kantor tersebut.
Dua anak di bawah umur yang terlibat sedang ditangani secara terpisah oleh Pengadilan Anak dan Keluarga Kaohsiung.
Selesai/IF