Berikut berita pilihan Taiwan berbahasa Indonesia CNA edisi kesembilan:
PMI tewas dalam kecelakaan kerja di lokasi konstruksi Hsinchu
Seorang pekerja migran Indonesia pada 25 Januari meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di sebuah lokasi konstruksi di Hsinchu.
Seorang PMI diduga terjatuh dari lantai 7 hingga ke bawah tanah saat mengerjakan proyek poros lift di Jalan Huadefu, Hsinchu pada 25 Januari sore.
Damkar yang tiba dalam 12 menit menemukan korban dalam kondisi kritis, dengan kaki kiri yang berubah bentuk dan tubuhnya memiliki banyak luka lecet. Ia segera dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Kepolisian telah memanggil pemberi kerja dan agensi tenaga kerja untuk memberikan keterangan, juga berupaya menghubungi keluarga korban, dan telah melapor ke kejaksaan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pemanjat AS Alex Honnold taklukkan Taipei 101
Pemanjat asal Amerika Serikat, Alex Honnold, berhasil memanjat Taipei 101 pada 25 Januari, menyelesaikan pemanjatan tanpa tali dan pengaman apa pun tertinggi di perkotaan hanya dalam waktu 1 jam 31 menit.
Taipei 101, menara setinggi dengan 101 lantai bertotalkan 508 meter, hampir 4 kali lipat tinggi Monas, berhasil ditaklukkan Alex Honnold tanpa tali, dalam acara spesial Netflix yang disiarkan langsung.
Setelah mengambil swafoto saat berdiri di atas puncak, Honnold mengatakan pengalaman ini terasa sangat keren dan luar biasa, dan ia sangat bersemangat, meski merasa cukup lelah dan fisiknya terkuras oleh seluruh bagian atas gedung.
Honnold kemudian turun dari puncak menara dengan tali dan memeluk istrinya, Sanni McCandless, yang mengatakan kepadanya bahwa ia terus mengalami serangan panik.
Aksi Honnold menarik kerumunan besar penggemar dan pendukung ke Distrik Xinyi, Taipei, hingga ada yang memasuki lantai 89 Taipei 101.
Sebelumnya, Taipei 101 pernah ditaklukan pemanjat lainnya, tetapi dengan bantuan pengaman. Alain Robert asal Prancis, yang melakukannya pada 2004 dan kini menetap di Indonesia, mengatakan kepada CNA bahwa Honnold telah melakukan persiapan yang matang dan berhasil menyelesaikan pencapaian besar.
KDEI Resmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI
Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI yang memungkinkan pembayaran paspor dari mini market di Taiwan, serta Peresmian Ruang Pelayanan Baru yang dirilis bersamaan dengan acara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 di kantor KDEI, 26 Januari.
Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, kegiatan ini menandai proses pelayanan pembayaran paspor yang lebih mudah di Taiwan.
Jika sebelumnya pembayaran hanya bisa dilakukan di Bank Chang Hwa, kini pembayaran paspor bisa dibayarkan melalui seluruh minimarket yang ada di Taiwan.
Selain itu, dalam acara ini KDEI juga meresmikan ruang menyusui bagi WNI sedang menunggu antrean pelayanan paspor di lantai dua KDEI Taipei.
Arif Sulistiyo, Kepala KDEI Taipei mengapresiasi kemudahan tambahan layanan pembayaran paspor yang dapat dilakukan di seluruh minimarket yang ada di Taiwan serta penambahan ruangan menyusui bagi ibu yang membawa balita
Penandatanganan MoU juga dilakukan antara KDEI dan TELIN sebagai pihak yang membantu menyediakan alternatif pembayaran paspor ini.
Helikopter wisata Jepang yang bawa 2 turis Taiwan jatuh
Sebuah helikopter wisata Jepang yang mengangkut dua turis Taiwan dan seorang pilot Jepang telah mengalami kecelakaan di area Gunung Aso, Prefektur Kumamoto pada 20 Januari pagi.
Puing-puing terlihat di lereng timur laut kawah Nakadake No. 1 Gunung Aso Jepang. Kepolisian kemudian mengonfirmasi bahwa itu adalah helikopter wisata yang hilang kontak 10 menit setelah lepas landas dari taman hiburan bertema hewan di Kota Aso pada 20 Januari pagi, untuk penerbangan yang direncanakan berlangsung 10 menit.
Menurut agen operator helikopter, terdapat tiga orang di dalam helikopter, termasuk seorang pilot pria Jepang berusia 60-an serta dua turis dari Taiwan, pria berusia 41 tahun dan wanita 36 tahun.
Setelah kejadian, pemerintah Taiwan dan otoritas Kumamoto telah saling berkomunikasi. Otoritas setempat mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan sudah berlangsung. Namun, untuk mendekati helikopter, tim penyelamat harus menuruni lereng curam di dalam kawah gunung berapi. Akibat pengaruh gas vulkanik, operasi pencarian dan penyelamatan mengalami kebuntuan.
(Oleh Jason Cahyadi dan Muhammad Irfan)
Selesai/