Keelung, 22 Jan. (CNA) Seorang petugas pemadam kebakaran di Keelung meninggal dunia pada Kamis (22/1) dini hari setelah memberikan masker pernapasannya kepada seorang wanita yang terjebak di sebuah gedung hunian yang terbakar, namun wanita tersebut juga akhirnya meninggal dunia, menurut pihak berwenang.
Chan Neng-chieh (詹能傑), seorang pemimpin regu di Departemen Pemadam Kebakaran Kota Keelung Cabang Ren-ai, kehilangan kesadaran akibat menghirup asap tebal setelah memberikan maskernya kepada wanita tersebut, tulis Wali Kota Hsieh Kuo-liang (謝國樑) dalam sebuah unggahan di Facebook.
Pemerintah kota akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan kompensasi tertinggi bagi keluarga Chan dan akan mengupayakan agar ia dimakamkan di Makam Pahlawan, kata Hsieh kepada media pada Kamis.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Rabu malam di lantai dua sebuah gedung enam lantai di Distrik Anle, kota tersebut, menurut dinas pemadam kebakaran.
Upaya penyelamatan terhambat oleh tumpukan barang di apartemen yang terbakar, di mana Chan menemukan wanita tersebut terjepit di lantai oleh puing-puing dan nyaris tidak bernapas saat ia masuk untuk ketiga kalinya ke dalam gedung sekitar pukul 1 dini hari Kamis, kata departemen tersebut.
Menjelang pukul 2 dini hari, Chan ditemukan tidak sadarkan diri di dalam gedung dan segera dilarikan ke rumah sakit, kata departemen pemadam kebakaran.
Wu Chun-te (吳俊德), kepala RS Chang Gung Memorial Keelung, mengatakan kepada wartawan bahwa Chan mengalami kekurangan oksigen dalam waktu lama dan dinyatakan meninggal dunia setelah staf medis berupaya melakukan resusitasi selama sekitar 50 menit.
Sementara itu, wanita bermarga Lo (羅) berhasil dievakuasi dari gedung pada pukul 05.40, namun ia sudah tidak menunjukkan tanda-tanda vital dan juga dinyatakan meninggal dunia meskipun telah dilakukan upaya resusitasi, menurut dinas pemadam kebakaran.
Selain dua korban meninggal, satu orang mengalami luka ringan, sementara tiga lainnya dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan, kata departemen tersebut.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, tambahnya.