CDC: Epidemi influenza diperkirakan melanda akhir Januari, puncak saat imlek

11/01/2026 13:17(Diperbaharui 11/01/2026 13:17)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Wakil Direktur Pusat Intelijen Epidemi CDC, Lee Chia-lin, berbicara dalam sebuah acara pers di Taipei pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Januari 2025)
Wakil Direktur Pusat Intelijen Epidemi CDC, Lee Chia-lin, berbicara dalam sebuah acara pers di Taipei pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 6 Januari 2025)

Taipei, 11 Jan. (CNA) Taiwan diperkirakan akan mengalami peningkatan kasus influenza pada paruh kedua bulan ini, dengan puncak penularan diprediksi terjadi sekitar libur Tahun Baru Imlek pada pertengahan Februari, demikian diumumkan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) pada Selasa (6/1). 

Dalam tujuh hari terakhir hingga Senin (5/1), tercatat 11 kasus influenza berat dengan lima kematian, kata Wakil Direktur Pusat Intelijen Epidemi CDC, Lee Chia-lin (李佳琳), dalam konferensi pers rutin.

Terkait penularan di masyarakat, data pemantauan CDC menunjukkan sebanyak 82.161 orang menjalani perawatan medis akibat penyakit mirip influenza pada periode 28 Desember tahun lalu hingga 3 Januari, relatif sama dibandingkan pekan sebelumnya.

Lee menyatakan Taiwan diproyeksikan kembali memasuki periode epidemi influenza pada paruh kedua bulan ini, setelah sebelumnya mengalami periode epidemi dari akhir September hingga akhir November pada musim dingin ini.

Status epidemi tersebut ditetapkan ketika proporsi kunjungan rawat jalan dan unit gawat darurat akibat penyakit mirip influenza melampaui ambang batas epidemi 11,0 persen selama dua pekan berturut-turut.

Ia menambahkan, puncak epidemi influenza diperkirakan terjadi bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek selama sembilan hari yang dimulai pada 14 Februari.

Hingga Senin, lebih dari 6,62 juta penduduk telah menerima vaksinasi influenza di bawah program yang didanai pemerintah, dengan sekitar 206.000 dosis tersisa, tambahnya.

(Oleh Tseng Yi-ning, Shih Hsiu-chuan, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.