Sebanyak 35 orang dituntut atas pencucian uang NT$30,6 miliar dari situs judi daring

05/01/2026 18:25(Diperbaharui 05/01/2026 18:25)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Lo (41) yang mengelola Ming Shiang Yuan Cafe, ditangkap oleh polisi di Taipei pada hari Senin. (Sumber Foto : CNA, 5 Januari 2026)
Lo (41) yang mengelola Ming Shiang Yuan Cafe, ditangkap oleh polisi di Taipei pada hari Senin. (Sumber Foto : CNA, 5 Januari 2026)

Taipei, 5 Jan. (CNA) Kejaksaan di Taipei pada Senin (5/1) menuntut 35 orang, termasuk operator sebuah restoran Hong Kong di Taipei, karena diduga melakukan pencucian uang lebih dari NT$30,6 miliar (Rp16,279 triliun) dari hasil perjudian daring ilegal melalui platform pemrosesan pembayaran yang mereka kendalikan.

Kantor Kejaksaan Distrik Taipei mengatakan seorang pria bermarga Lo (羅) (41) yang mengoperasikan Ming Shiang Yuan Cafe (茗香園冰室), didakwa atas pencucian uang, kejahatan terorganisir, dan perjudian daring ilegal.

Kejaksaan menuntut hukuman penjara sembilan tahun enam bulan untuk Lo.

Menurut kejaksaan, Lo mulai menjalankan skema tersebut pada Agustus 2020 setelah membeli kode sumber untuk sistem platform pembayaran dan membangun layanan yang kemudian diberi merek HeroPay dan MatchPay.

Lo diduga bekerja sama dengan situs perjudian daring ilegal yang beroperasi di Tiongkok, Jepang, dan India, dengan mengalihkan setoran pemain melalui dua platform tersebut alih-alih langsung ke operator perjudian.

Kejaksaan mengatakan Lo merekrut seorang wanita bermarga Huang (黃) untuk menangani keuangan dan administrasi, serta menyewa ruang kantor atas nama restorannya untuk dijadikan markas operasi.

Pada Juni 2022, kelompok tersebut juga meluncurkan situs perjudian daring mereka sendiri, Rich 11, yang menawarkan permainan baccarat, mesin slot, dan taruhan olahraga, dengan HeroPay digunakan untuk mengumpulkan setoran pemain.

Pihak berwenang memperkirakan bahwa antara Juli 2021 hingga 9 September 2025, kelompok tersebut telah mencuci NT$30,695 miliar melalui operasi perjudian mereka sendiri dan layanan pembayaran yang diberikan kepada platform ilegal lainnya.

Kejaksaan mengatakan hasil kejahatan tersebut digunakan sebagai keuntungan pribadi untuk Lo, dana operasional untuk platform pembayaran, dan modal untuk bisnis lain, termasuk restoran lain, Dongyin Quick Knifeman (東引快刀手).

Kantor Kejaksaan Distrik Taipei mendakwa Lo, Huang, dan 33 orang lainnya berdasarkan Undang-Undang Pencegahan Kejahatan Terorganisir, Undang-Undang Pengendalian Pencucian Uang, dan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang terkait dengan perjudian daring.

Kejaksaan menuntut hukuman lebih dari enam tahun untuk Huang dan penyitaan seluruh hasil kejahatan.

(Oleh Lin Chang-shun, Evelyn Kao, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.