Gelombang udara dingin susulan diperkirakan turunkan suhu Taiwan pekan depan

03/01/2026 13:21(Diperbaharui 03/01/2026 13:26)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 3 Jan. (CNA) Massa udara dingin diperkirakan akan melemah hari Minggu (4/1), namun gelombang berikutnya diperkirakan akan masuk hari Senin, menurunkan suhu di Taiwan untuk sebagian besar pekan depan, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).

CWA mengatakan suhu siang hari diperkirakan akan pulih menjadi 21-22 derajat Celsius di Taiwan utara dan 23-24 derajat di Taiwan tengah dan selatan hari Minggu, sebelum turun menjadi 12-13 derajat dan bahkan serendah 10 derajat pada malam hari.

CWA menambahkan bahwa wilayah Taiwan tengah dan selatan berpotensi merasakan dampak pendinginan radiasi, yakni proses pendinginan permukaan tanah akibat langit cerah, angin lemah, dan kondisi udara kering.

Namun, putaran lain dari massa udara dingin diperkirakan akan mendekati Taiwan hari Senin, dengan dampak yang lebih terasa pada Rabu hingga Jumat, kata CWA.

Menurut CWA, peringatan gelombang dingin "kuning" telah dikeluarkan dari Sabtu hingga Minggu pagi di New Taipei, Taoyuan dan kota Hsinchu di utara, Kabupaten Nantou di Taiwan tengah, Kabupaten Yulin di selatan, Kabupaten Yilan di timur serta pulau-pulau terluar Kinmen, yang menunjukkan suhu permukaan dapat turun hingga sekitar 10 derajat.

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan kualitas udara di sebagian besar wilayah Taiwan berada pada tingkat sedang hingga baik selama akhir pekan.

(Oleh Wu Hsin-yun, Frances Huang, dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.