Kaohsiung, 5 Apr. (CNA) Seorang pekerja migran hilang kontak asal Vietnam baru-baru ini ditangkap di Kota Kaohsiung setelah mengalami kecelakaan tunggal saat berusaha melarikan diri dari polisi yang menghentikannya karena pelanggaran lalu lintas, menurut kepolisian.
Seorang warganet hari Rabu (2/4) menulis di media sosial Threads bahwa ia melihat sebuah sepeda motor menabrak pagar di alun-alun, di mana pengendaranya terpental lebih dari 30 meter dan kemudian sempat bangkit serta mencoba melarikan diri dari polisi yang mengejarnya dari belakang.
"Pacar saya langsung melepas tangan saya, berlari ke depan, dan mencekik pelaku untuk menahannya," tulis warganet tersebut. Setelah pria itu berhasil dilumpuhkan, polisi segera mengerumuninya dan mengamankannya.
Kantor Polisi Fongshan menjelaskan bahwa pada pukul 7 malam hari Rabu, petugas sedang berpatroli di persimpangan Jalan Zhongshan W. dan Jalan Zihyou ketika mereka melihat seorang pria mengendarai sepeda motor tanpa menyalakan lampu utama.
Saat dihentikan, ia justru menerobos lampu merah dan melawan arah dengan kelajuan tinggi untuk kabur, kata kantor polisi.
Polisi mengejarnya hingga ke persimpangan Jalan Lizhi dan Jalan Tiyu, di mana saat hendak memasuki Stadion Fongshan, ia tidak menyadari adanya perbedaan ketinggian di trotoar, sehingga menabrak sendiri dan terpental ke dalam taman.
Seorang pria yang berada di dekat lokasi membantu menahannya, lalu berhasil mengamankannya bersama polisi.
Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, pria itu, pekerja migran hilang kontak asal Vietnam bermarga Nguyễn (39), melarikan diri karena takut dideportasi.
Kepolisian mengatakan ia dikenai sanksi berdasarkan UU tentang Manajemen dan Hukuman Lalu Lintas Jalan karena mengemudi secara berbahaya, dengan denda antara NT$6.000 (Rp3,046 juta) hingga NT$36.000.
Selain itu, Nguyễn juga diserahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk proses lebih lanjut sesuai UU Imigrasi.
(Oleh Hung Hsueh-kuang dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF