Paus bungkuk terlihat di perairan Taiwan, otoritas pastikan keamanan

05/04/2025 11:43(Diperbaharui 05/04/2025 11:43)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Ekor seekor paus bungkuk. (Sumber Foto : Pemerintah Kabupaten Taitung, 26 Maret 2025)
Ekor seekor paus bungkuk. (Sumber Foto : Pemerintah Kabupaten Taitung, 26 Maret 2025)

Taipei, 5 Apr. (CNA) Seekor paus bungkuk terlihat di perairan dekat titik paling selatan Pulau Taiwan baru-baru ini, mendorong otoritas setempat mengirimkan sebuah kapal patroli untuk memastikan mamalia yang dilindungi ini tidak diganggu pengamat paus yang terlalu bersemangat.

Chen Chun-shan (陳俊山), Wakil Direktur Layanan Taman Nasional Kenting, mengatakan pada Selasa (1/4) bahwa para konservasionis memastikan paus tersebut tidak terganggu di perairan antara Semenanjung Hengchun di Kabupaten Pingtung dan Teluk Houbihu dari pukul 10 pagi hingga 5 sore.

Kenting National Park Service dan Direktorat Jenderal Pelestarian Laut (OCA) bersama-sama meminta pengamat paus untuk menjaga jarak yang aman, terutama dari induk paus dengan anak-anak mereka, kata Chen.

Kedua lembaga tersebut merekomendasikan agar kapal melambat dan mengurangi kebisingan saat mendekati paus serta menjaga jarak minimal 300 meter dari hewan tersebut.

Chen juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah, mengejar atau mengelilingi paus, memberi makan, menyentuh, atau memisahkan kelompok paus.

Wang Hao-wen (王浩文), direktur Marine Biology and Cetacean Research Center di National Cheng Kung University Taiwan, mengatakan bahwa foto-foto yang dibagikan secara online menunjukkan paus bungkuk ini mungkin merupakan salah satu dari empat ekor yang terlihat pekan lalu di perairan dekat Desa Changping, Kabupaten Taitung.

Wang menjelaskan bahwa meskipun paus orca diketahui dapat menyerang anak paus bungkuk, pihaknya belum menerima laporan mengenai insiden semacam itu dan tidak ada orca yang terlihat saat paus bungkuk tersebut diamati pada Selasa.

Ahli biologi kelautan itu menambahkan bahwa paus bungkuk bermigrasi ke selatan menuju Okinawa, Taiwan, dan Filipina selama musim dingin, dan kembali ke utara pada musim semi.

Meskipun jarang terjadi paus bungkuk berada sedekat ini dengan Taiwan, Wang menambahkan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memahami mengapa paus ini bergerak ke selatan menuju Semenanjung Hengchun setelah terlihat di Kabupaten Taitung, alih-alih terus bergerak ke utara.

(Oleh James Thompson, Huang Yu-ching, dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.