Taipei, 27 Mar. (CNA) Empat paus bungkuk terlihat di perairan lepas pantai Changbin, Kabupaten Taitung, pada Selasa (25/3), jumlah harian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, menurut pemerintah Kabupaten Taitung.
Dalam sebuah pernyataan hari Rabu, pemerintah kabupaten di tenggara Taiwan itu mengatakan bahwa setelah seorang warga merekam video paus bungkuk melompat pada Senin, peneliti yang ditugaskan oleh Departemen Pertanian Kabupaten Taitung mengamati total empat paus bungkuk keesokan harinya.
Dua paus pertama, yang berukuran serupa, terlihat beberapa kali melompat di pantai selatan Gua Baxian, Changbin, sekitar pukul 10 pagi.
Pada pukul 15.30 di hari yang sama, dua paus lainnya terlihat berenang ke arah selatan dari area layanan Jembatan Jie, sekitar 20 kilometer dari lokasi pertama.
Selain pengamatan dari darat, terdapat tiga laporan lain tentang penampakan paus bungkuk hari itu. Setelah memverifikasi lokasi, waktu, foto, dan formasi kelompok paus, Departemen Pertanian memastikan bahwa terdapat dua kelompok kecil paus di perairan lepas pantai timur Taiwan.
Dua paus yang mengikuti pasangan pertama adalah induk dan anaknya, tambah departemen tersebut.
Sementara itu, pakar cetacea Yeh Chien-cheng (葉建成) mengatakan bahwa setiap tahun antara Februari dan Mei, paus bungkuk bermigrasi ke selatan untuk kawin dan menyusui anak mereka.
Menurut Yeh, catatan penampakan paus bungkuk di Taiwan selama beberapa tahun terakhir masih dalam angka satuan, dan belum dapat dipastikan apakah jumlahnya meningkat.
Departemen Pertanian Taitung mendesak anggota masyarakat untuk melaporkan penampakan paus bungkuk, dengan insentif berupa kartu hadiah dan panduan visual satwa laut.
Departemen tersebut juga mengingatkan kapal dan perahu untuk mengurangi kecepatan di bawah 10 knot per jam serta menghindari mengarahkan kapal langsung ke paus jika melihat mereka di depan.
Kapal wisata yang menawarkan pengalaman mengamati paus diimbau untuk mematuhi regulasi, menjaga jarak aman, dan jika bertemu induk dengan anaknya, tetap berada lebih dari 100 meter dari mereka, kata departemen tersebut.
Selesai/ML