Taipei, 26 Mar. (CNA) Sekumpulan cumi-cumi yang diimpor dari Hokkaido, Jepang, telah ditahan di perbatasan setelah dites positif mengandung kadar kadmium yang berlebihan, kata Direktorat Jenderal Makanan dan Obat-obatan Taiwan (TFDA) pada Selasa (25/3).
Cumi-cumi tersebut mengandung 2 miligram per kilogram (mg/kg) kadmium, melebihi batas legal 1 mg/kg untuk cephalopoda di bawah regulasi keamanan makanan Taiwan, kata TFDA dalam pengarahan mingguannya.
Sekumpulan cumi yang diimpor Gogo Foods Taiwan Co. itu berbobot 290 gram dan telah dikembalikan atau dihancurkan sebelum mencapai pasar, tambah ditjen tersebut.
Akibat pelanggaran tersebut, perusahaan, yang telah mengimpor tiga pengiriman cumi-cumi dalam enam bulan terakhir, kini akan menghadapi tindakan inspeksi yang lebih ketat, kata pejabat TFDA.
Namun, inspeksi acak akan tetap berlaku untuk importir cumi-cumi lainnya, karena data dari enam bulan terakhir menunjukkan bahwa hanya dua dari sekumpulan 243 dari asal dan kategori produk yang sama gagal dalam inspeksi, catat pejabat tersebut.
Selain cumi-cumi, laporan inspeksi perbatasan terbaru TFDA mengidentifikasi beberapa produk makanan lain yang tidak patuh, termasuk asparagus dari Vietnam dan rempah campuran dari Malaysia, keduanya ditemukan mengandung residu pestisida yang berlebihan.
Semua pengiriman yang terpengaruh telah ditolak di perbatasan atau dihancurkan, kata ditjen tersebut.
Selesai/JC