Taipei, 3 Sep. (CNA) Seorang sopir taksi menabrakkan kendaraannya ke Kantor Kejaksaan Distrik Taipei Taiwan pada Kamis (3/9) pagi, kemungkinan sebagai bentuk protes terhadap putusan pengadilan yang memberatkannya, menurut Departemen Kepolisian Kota Taipei.
Dalam sebuah siaran pers, Kantor Polisi Pertama Zhongzheng mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 05.46 bahwa sebuah taksi telah menabrak pintu depan kantor tersebut, yang terletak di dekat Gedung Kantor Kepresidenan.
Setibanya di lokasi, polisi menangkap seorang sopir taksi bermarga Shao (邵) (53), dan menyita taksinya.
Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan properti, namun tidak ada korban luka.
Meskipun motif Shao masih dalam penyelidikan, polisi mengatakan temuan awal menunjukkan ia mungkin bertindak karena ketidakpuasan terhadap hasil beberapa kasus hukum yang melibatkannya, termasuk sebuah putusan yang dikeluarkan pada Rabu.
Polisi mengatakan Shao meluapkan ketidakpuasannya terhadap sistem peradilan Taiwan di media sosial setelah putusan hari Rabu dan kemudian mulai mengawasi kantor kejaksaan sebelum menabrakkan taksinya ke gedung tersebut pada Kamis pagi.
Menurut polisi, kendaraan tersebut memiliki slogan seperti "sistem peradilan telah mati" yang dicat di atasnya.
Setelah penangkapannya, polisi mengatakan Shao tidak berada di bawah pengaruh narkoba atau alkohol. Ia ditangkap atas dugaan melanggar beberapa ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Taiwan, termasuk merintangi peradilan, mengganggu ketertiban umum, dan merusak properti.
Kepolisian telah menyerahkan kasus ini ke Kantor Kejaksaan Taipei, yang mengatakan akan berupaya menentukan motif tindakan Shao.
Pada Kamis, United Daily News (UDN) melaporkan bahwa Shao pernah terlibat dalam gugatan perdata pencemaran nama baik dengan seorang tenaga medis dan dua kasus hukum terkait lalu lintas, serta menambahkan bahwa putusan Rabu terkait salah satu pelanggaran lalu lintas tersebut.
UDN mengatakan Shao dijatuhi hukuman lebih dari lima bulan penjara untuk ketiga kasus tersebut.
Selain itu, ETtoday, yang melaporkan bahwa Shao, mengatakan rekaman kamera pengawas menunjukkan ia berjalan menuju kendaraannya di dekat Kantor Kejaksaan Taipei sekitar pukul 05.00 sebelum masuk ke dalam taksi. Ia kemudian berbalik arah dan langsung mengemudikan taksinya ke kantor kejaksaan, mempercepat laju sebelum menabrak, menurut media tersebut.
Selesai/ja