Pemkot Taipei sebut anjing robot buatan Tiongkok belum disetujui untuk digunakan

29/08/2025 11:02(Diperbaharui 29/08/2025 11:02)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Facebook Wakil Wali Kota Lee Ssu-chuan)
(Sumber Foto : Facebook Wakil Wali Kota Lee Ssu-chuan)

Taipei, 29 Agustus (CNA) Pemerintah Kota Taipei mengatakan pada hari Kamis (28/8) bahwa anjing robot buatan Tiongkok tidak akan digunakan sampai kontraktornya memperoleh persetujuan pemerintah dan sertifikasi keamanan siber dari pihak ketiga.

Wakil kepala Kantor Konstruksi Baru kota, Wang Chien-chung (王健忠), mengatakan dalam konferensi pers bahwa robot tersebut diusulkan oleh kontraktor untuk membantu berpatroli di trotoar, namun menekankan bahwa proyek tersebut belum mendapatkan persetujuan.

Anjing robot tersebut dipromosikan oleh Wakil Walikota Lee Ssu-chuan (李四川) dalam sebuah unggahan media sosial, yang menyatakan bahwa perangkat itu dapat meningkatkan efisiensi patroli dan mengakses trotoar yang sempit.

Namun, anggota dewan dari Partai Progresif Demokratik mempertanyakan keamanan robot tersebut setelah kota mengonfirmasi bahwa bodinya dibuat oleh perusahaan Tiongkok. Mereka memperingatkan bahwa produsen dapat mengoperasikan perangkat tersebut dari jarak jauh untuk mengumpulkan data dari jalanan Taipei, dan menanyakan mengapa alternatif lokal tidak dipertimbangkan. Seorang legislator juga mempertanyakan apakah kota telah menganggarkan biaya NT$700.000 (US$22.917).

Wang menanggapi bahwa robot tersebut hanya akan digunakan sebagai kendaraan tanpa akses jaringan, serta menambahkan bahwa robot itu dibeli dari distributor Taiwan.

Pejabat lain dari kantor tersebut mengatakan implementasi, yang awalnya dijadwalkan pada kuartal keempat, akan ditunda karena kekhawatiran publik.

Dalam wawancara selanjutnya, Wang mengatakan robot tersebut tidak termasuk dalam kontrak asli, dan kantor akan merekomendasikan produk buatan Taiwan jika tersedia.

Secara terpisah, Wakil Menteri Digital Lin Yi-jing (林宜敬), yang akan menjadi menteri, mengatakan bahwa lembaga pemerintah harus memperoleh persetujuan kementerian untuk menggunakan produk informasi merek Tiongkok. Ia menambahkan bahwa belum ada permohonan untuk robot tersebut yang diterima dan memperingatkan bahwa perangkat berteknologi tinggi masih dapat dikendalikan dari jarak jauh meskipun telah lulus uji keamanan siber.

(Oleh Kao Hua-chien, Lai Yu-chen, Liu Chien-pang, Yang Shu-min, Wu Kuan-hsien, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.