Taipei, 29 Mar. (CNA) Pameran yang menyoroti perjalanan karya dan kehidupan seniman Liao Hsiou-ping (廖修平), yang dikenal sebagai "Bapak Seni Cetak Kayu Modern Taiwan", tengah berlangsung di National Taiwan Museum of Fine Arts.
Pameran ini dibuka sejak 22 Maret dan terbagi dalam tiga area yang mendokumentasikan karya Liao sebagai mahasiswa, seniman, dan pengajar.
Selain menampilkan karya cetak kayu yang menjadi ciri khasnya, pameran ini juga memajang patung dan lukisan minyak hasil karyanya.
Berbicara pada pembukaan pameran, ia menekankan pentingnya orisinalitas dalam berkarya.
Liao (88), seorang profesor kehormatan di National Taiwan Normal University, mengatakan ia selalu mendorong siswanya untuk menjelajahi dan mengembangkan gaya unik mereka sendiri dan tidak membiarkan pelajarannya mengganggu proses kreatif mereka.
Hsiao Chong-ray (蕭瓊瑞), kurator pameran, mengatakan karya-karya Liao seringkali mencampur tradisi dan modernitas, fantasi dengan realitas, serta kemegahan dengan kesunyian.
Hal ini seringkali membantu pengunjung merasa bahagia dan tenang, kata Hsiao.
Liao lahir di Taipei pada 1936. Sejak kecil, ia mengamati ayah dan kakaknya, yang berprofesi sebagai arsitek, menggambar cetak biru.
Tinggal di dekat Kuil Longshan di Distrik Wanhua, Taipei, Liao terpesona oleh lukisan dan pola ornamen di kuil tersebut, yang kemudian berpengaruh besar pada gaya seninya.
Pada 1962, ia pergi ke Jepang untuk belajar melukis dan pertama kali diperkenalkan dengan seni cetak kayu. Lalu, pada 1965, ia pindah ke Prancis untuk melanjutkan studi di Fine Arts Institute of Paris.
Pada 1969, Miami Museum of Contemporary mengundangnya untuk menggelar pameran. Setelah itu, ia pindah ke New York, sebelum akhirnya kembali ke Taiwan pada 1973.
Liao mendapat pengakuan internasional atas gayanya yang unik, yang memadukan unsur tradisional Taiwan dengan seni cetak kayu, sekaligus mengangkat profil seni cetak kayu Taiwan di dunia.
Pameran ini berlangsung hingga 29 Juni.
Selesai/JC