Pekerja migran berhak dapatkan bantuan hukum kecelakaan kerja Taiwan
Pekerja migran kerah biru yang cedera saat bekerja berhak mengikuti program bantuan hukum dari Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan atau MOL untuk korban kecelakaan kerja, dan dapat menerima layanan interpretasi selama prosesnya.
MOL berencana memperluas program bantuan hukumnya untuk korban kecelakaan kerja mulai 1 Januari 2027, guna turut menyediakan pendampingan hukum selama persidangan pidana, dari yang sebelumnya hanya sampai penyidikan.
Setelah menggelar jumpa pers, MOL mengatakan kepada CNA pada 19 Agustus bahwa program ini juga mencakup pekerja migran, dan memberikan layanan interpretasi bagi mereka.
MOL juga telah menginstruksikan petugas pemerintah daerah terkait untuk menilai kebutuhan pekerja migran yang mereka bantu dan menghubungkan mereka dengan pengacara jika diperlukan.
Presiden Lai sambut rombongan haji, tegaskan komitmen ramah Muslim Taiwan
Presiden Lai Ching-te pada 20 Agustus menerima rombongan haji tahun ini dari Taiwan di Kantor Kepresidenan, menyatakan kebebasan beragama merupakan nilai yang dijunjung tinggi Taiwan dan pemerintah akan terus membangun lingkungan yang ramah Muslim.
Rombongan haji tahun ini dari Taiwan bertemu dengan Presiden Lai Ching-te di kantor Kepresidenan pada 20 Agustus dan berkesempatan berbincang dengan Lai.
Dalam pidatonya, Lai mengucapkan selamat karena mereka telah menyelesaikan ibadah haji dengan lancar.
Ia mengatakan kebebasan beragama merupakan nilai yang dijunjung tinggi Taiwan, dan Taiwan menghormati keberagaman dan menerima perbedaan, sehingga berbagai agama dapat berkembang secara bebas di tanah ini dan membentuk wajah budayanya yang kaya.
Pemerintah, kata Lai, terus membangun lingkungan yang ramah Muslim, dan akan terus melakukan perbaikan.
Pekerja Indonesia di Taiwan diduga dieksploitasi lewat skema “pelaksana kontrak”
Sejumlah pekerja teknis asal Indonesia di Taiwan yang direkrut melalui skema “personel pelaksana kontrak” diduga mengalami eksploitasi, demikian disampaikan LSM yang mengadvokasi mereka di Parlemen pada 21 Agustus.
Sejumlah pekerja teknis Indonesia yang diduga menjadi korban eksploitasi di Taiwan buka suara di konferensi pers di Parlemen pada 21 Agustus, didampingi sejumlah aktivis dan legislator.
Direkrut melalui skema “personel pelaksana kontrak” oleh perusahaan Singapura Sheffield Green Asia Pte Ltd untuk menjadi teknisi perakitan pipa di Taiwan, mereka disebut mengalami pergantian kontrak secara sepihak, penurunan upah drastis, hingga ditempatkan pada pekerjaan yang tak sesuai. Ketika mempertanyakannya, mereka disebut mendapat tekanan.
Organisasi pendamping pun menyerukan penyelidikan dan perbaikan.
Menanggapi ini, Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan akan menyelidiki perusahaan terkait dan memberi sanksi jika pelanggaran terbukti, juga telah meminta pemerintah daerah dan otoritas asuransi mempercepat klarifikasi fakta.
Taiwan timur dan selatan banjir imbas hujan lebat
Hujan lebat di Taiwan sejak 22 Agustus memicu banjir meluas, tanah longsor, dan kerusakan jalan di wilayah tengah, selatan, dan timur, hingga menyebabkan setidaknya satu orang tewas dan dua warga Indonesia terluka, menurut pihak berwenang.
Hujan lebat menghujam Taiwan bagian selatan sejak 22 Agustus, disebabkan sistem tekanan rendah dan angin barat daya yang kuat.
Berbagai insiden bencana pun dilaporkan, termasuk banjir meluas, tanah longsor, dan kerusakan jalan di wilayah tengah, selatan, dan timur.
Menurut Pusat Operasi Darurat Nasional, hingga tanggal 25 pagi, dilaporkan ada satu orang tewas, yakni pria yang jasadnya ditemukan di bendungan di Tainan. Empat orang di timur dan selatan masih hilang, sementara 164 orang dilaporkan terluka, termasuk dua warga negara Indonesia di Kaohsiung.
Lebih dari 6.000 orang telah mengungsi, sementara pihak berwenang terus mengevakuasi mereka yang meminta pertolongan.
Presiden Lai Ching-te dan Perdana Menteri Cho Jung-tai juga turun langsung meninjau wilayah selatan.
Sheila on 7 dan Wika Salim hibur puluhan ribu WNI di New Taipei
Band Sheila on 7 dan penyanyi dangdut Wika Salim menghibur puluhan ribu warga Indonesia dalam Festival Budaya Indonesia di New Taipei pada 23 Agustus.
Puluhan ribu orang memadati New Taipei City Hall pada 23 Agustus, menghadiri Festival Budaya Indonesia.
Band pop/rock Sheila on 7, yang didaulat menjadi penampil terakhir, menghadirkan tembang-tembang legendaris mereka, membuat koor penonton menggema.
Duta, sang vokalis, menyebut Sheila on 7 berterima kasih atas kedatangan teman-teman Indonesia. Ia pun sempat turun panggung untuk menyapa dari barikade.
Sebelum itu, penampilan yang tak kalah meriah juga disajikan Wika Salim dengan lagu-lagu dangdut yang membuat para penonton bergoyang.
Acara yang digelar oleh Bank Rakyat Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota New Taipei dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei ini juga menjadi ajang peluncuran aplikasi perbankan BRImo Taiwan.
Sekian berita pilihan CNA pekan ini. Untuk mengetahui berita terbaru seputar Taiwan, kunjungi situs web Fokus Taiwan Indonesia. Jangan lupa ikuti Facebook, Instagram, Threads, dan YouTube kami. Sampai jumpa.
(Oleh Jason Cahyadi dan Muhammad Irfan)