Taipei, 24 Agu. (CNA) Hujan lebat yang disebabkan oleh sistem tekanan rendah dan angin barat daya yang kuat memicu banjir luas, tanah longsor, dan kerusakan jalan di wilayah tengah, selatan, dan timur Taiwan pada hari Senin (24/8), mengganggu perjalanan kereta api, memicu evakuasi massal, dan menyebabkan satu orang hilang.
Pemerintah pusat dan daerah melaporkan bahwa lebih dari 4.000 penduduk telah dievakuasi dari daerah pegunungan berisiko tinggi, terutama di Kaohsiung dan Kabupaten Pingtung.
Kaohsiung
Di Kaohsiung, hujan deras yang terus-menerus menyebabkan jalan amblas di distrik Qianzhen, Renwu, dan Gangshan, termasuk lubang besar berukuran 3 meter panjang, 2 meter lebar, dan 1,2 meter dalam di Jalan Guangxi, Qianzhen. Lubang di Jalan Bade 1st, Renwu, menyebabkan ban beberapa kendaraan yang melintas pecah.
Pejabat setempat telah mengevakuasi 2.648 orang hingga Senin pagi setelah 119 peringatan bahaya aliran puing (debris-flow) status merah dikeluarkan di daerah pegunungan.
Di Distrik Tianliao, tanah longsor di jalan dekat Jembatan Neian pada Minggu sore membuat lebih dari 30 warga sempat terjebak sebelum operasi pembersihan dimulai.
Pingtung
Kabupaten Pingtung yang bertetangga melaporkan banjir parah di perkotaan dan pertanian, terutama di Kecamatan Wandan, Chaozhou, dan Donggang, di mana ketinggian air mencapai setinggi paha di beberapa jalan utama.
Hingga Senin pagi, otoritas kabupaten telah mengevakuasi 713 warga dari delapan kecamatan -- Sandimen, Majia, Taiwu, Laiyi, Chunri, Shizi, Mudan, dan Manzhou. Dari jumlah tersebut, 131 orang ditampung di tempat penampungan sementara, sementara sisanya tinggal bersama kerabat.
Banjir memaksa diberlakukannya pengaturan lalu lintas di beberapa jalan. Di Donggang, air mencapai kedalaman sekitar 50 sentimeter di Jalan Zhongzheng, sementara seorang petani jambu biji dan pisang di Wandan mengatakan ia tidak dapat memeriksa kebunnya karena satu-satunya jalan akses terendam banjir.
Tainan
Di Tainan, akumulasi curah hujan selama 24 jam melebihi 400 milimeter di distrik Yongkang dan Rende. Kenaikan permukaan air di Sungai Sanye menyebabkan banjir berulang di daerah rendah sekitarnya, memaksa penutupan sementara kedua akses ke Persimpangan Rende di Jalan Tol Nasional No. 1.
Banjir juga merendam jalan di dekat Rumah Sakit An Nan, di mana petugas pemadam kebakaran menggunakan perahu karet untuk mengangkut sekitar 200 orang yang mencari perawatan medis.
Hujan terus-menerus juga menyebabkan dinding samping Gerbang Timur Besar, situs bersejarah nasional yang dibangun pada tahun 1725, runtuh pada Senin pagi setelah air hujan meresap ke pondasinya.
Pemerintah kota mengevakuasi 567 warga sebagai tindakan pencegahan setelah 18 sungai rawan aliran puing ditempatkan dalam status merah dan 19 lainnya dalam status kuning. Dari jumlah yang dievakuasi, 517 tinggal bersama kerabat sementara 50 ditampung oleh kantor distrik.
Hualien
Di Hualien, di mana beberapa kecamatan selatan mencatat curah hujan lebih dari 300 mm, air yang meluap di Sungai Xiuguluan menghanyutkan jalan akses sementara Yuchang yang menghubungkan Yuli dan Changliang.
Petugas pemadam kebakaran sedang mencari seorang petugas keamanan rumah sakit yang dilaporkan hilang setelah sinyal ponselnya terakhir terdeteksi di dekat penyeberangan.
Pihak berwenang juga menutup beberapa jalan pegunungan dan jembatan sementara di Hualien selatan sebagai tindakan pencegahan.
Di dekatnya, di danau bendungan Sungai Wanli, permukaan air turun 4,7 meter, mengurangi volume simpanan sekitar 1 juta ton metrik, meskipun pihak berwenang tetap mempertahankan status merah untuk saluran sungai.
Peringatan Longsor, Gangguan Kereta Api
Di seluruh Chiayi, Tainan, Kaohsiung, Pingtung, Taitung, dan Hualien, Badan Pengembangan Pedesaan serta Konservasi Tanah dan Air Kementerian Pertanian mengeluarkan peringatan merah atau kuning untuk 374 aliran puing potensial dan peringatan untuk 15 lokasi longsor skala besar.
Layanan transportasi sangat terdampak. Taiwan Railway Corp. mengumumkan bahwa semua kereta ekspres di Jalur Timur dan Jalur South Link tetap dihentikan sepanjang hari Senin, sementara kereta lokal akan tetap beroperasi tergantung pada kondisi curah hujan.
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air mengatakan telah menerima 395 laporan banjir secara nasional hingga pukul 6 pagi Senin, sebagian besar di Tainan, Kaohsiung, dan Pingtung. Hampir 90 persen area terdampak telah berangsur-angsur surut, dan 37 mesin pompa besar dikerahkan untuk membantu pemerintah daerah.
Badan tersebut mengatakan akan terus memantau danau Sungai Wanli dan pasokan air regional, seiring mendekatnya Taifun Saudel ke Taiwan.
(Oleh Tsai Meng-yu, Hung Hsueh-kuang, Lee Yu-ting, Huang Yu-ching, Yang Szu-jui, Lee Hsien-feng, Cheng Wei-chen, Yu Hsiao-han, Hsieh Yi-hsuan, Evelyn Kao, dan Muhammad Irfan)
>Versi Bahasa Inggris
Selesai/ML