Taipei, 24 Juli (CNA) The Central News Agency (CNA), kantor berita nasional Taiwan, hari Kamis (23/7) mengumumkan delapan mahasiswa akan diberangkatkan ke berbagai belahan penjuru dunia, termasuk Indonesia, untuk magang selama satu bulan dalam program "Saya adalah Koresponden Luar Negeri" edisi ke-9.
"Saya adalah Koresponden Luar Negeri" tahun ini menggelar seminar keliling kampus pada Maret dan April, diikutsertai 21 perguruan tinggi dengan hampir 2.100 mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini juga mengadakan kamp pelatihan jurnalistik dua hari satu malam di Taiwan utara, tengah, dan selatan, dengan 180 pendaftar.
Bertujuan membantu peserta mengembangkan kemampuan profesional di bidang jurnalistik dan memperluas wawasan internasional, kamp itu mencakup berbagai materi, seperti tren berita internasional, wawancara dan penulisan berita, produksi konten audiovisual, literasi media, dan penerapan kecerdasan buatan (AI).
Selama pelatihan, melalui beragam kelas dan berbagi pengalaman praktik, peserta mempelajari operasional jurnalistik hingga pengamatan terhadap media internasional, serta diperkenalkan dengan teknologi AI dan tren masa depan.
Setelah melalui tahap pelatihan dan seleksi tugas, 32 peserta lolos ke tahap kedua. Enam belas peserta terbaik terpilih untuk menjalani magang internal di CNA, dan delapan di antaranya masuk daftar peserta magang luar negeri yang diumumkan Kamis.
Presiden CNA Anne Hu (胡婉玲) mengatakan magang ini akan menjadi bagian penting dari riwayat pengalaman profesional para mahasiswa terpilih di masa depan, seraya mendorong mereka untuk memanfaatkan kesempatan belajar dan berkembang yang diperoleh.
Hu juga menyemangati peserta yang belum terpilih agar "terus berusaha, karena masih banyak kesempatan di berbagai tempat." Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga semangat dan antusiasme, karena dunia terus bergerak dan setiap orang harus memiliki semangat untuk bersama-sama menghadapi dunia yang penuh perubahan.
Lokasi magang luar negeri tahun ini meliputi Paris, Prancis; Brussel, Belgia; Jakarta, Indonesia; Manila, Filipina; Bangkok, Tailan; Kuala Lumpur, Malaysia; serta Seoul, Korea Selatan.
Gabi Huang (黃鈺涵) dari Jurusan Studi Jurnalisme dan Komunikasi Fu Jen Catholic University, yang akan ke Jakarta, mengatakan dirinya telah belajar banyak hal yang berbeda selama pelatihan.
"Rasanya seperti membawa ilmu yang sudah dipelajari di kampus, lalu menerapkannya di lingkungan kerja, dan mengubahnya menjadi pekerjaan seorang jurnalis yang benar-benar profesional serta menjadi pengalaman yang sangat berharga," ucapnya.
Jade Tseng (曾宜婕) dari Program Magister Komunikasi National Chengchi University, yang akan ke di Kuala Lumpur, mengatakan bahwa selama magang di CNA, ia benar-benar mempelajari banyak "tips kecil" dari para senior.
Juga akan ke Kuala Lumpur, Grace Hung (洪瑀彤) dari Jurusan Ilmu Politik National Taiwan University (NTU) mengatakan, "Saya sangat senang bisa menyentuh berbagai isu setiap hari. Terima kasih kepada rekan satu tim dan para senior yang membimbing saya. Walaupun ada tekanan, saya senang bisa terus berkembang."
Chi Hong (洪嘉琪) dari Jurusan Sosiologi NTU yang akan ditempatkan di Paris mengatakan dirinya telah menempuh banyak jalan berliku untuk bisa mendekati dunia jurnalistik.
"Saya juga mendengar banyak jurnalis senior berbagi alasan mereka tetap bertahan di industri media. Saya sangat senang bisa terpilih dan mendapat kesempatan untuk mengenal ekosistem media yang berbeda," ucapnya.
Eric Cho (卓祐安) dari Institut Pascasarjana Politik Internasional National Chung Hsing University yang akan ke Brussel mengatakan ia sangat senang terpilih dan akan memanfaatkan kesempatan ini untuk merasakan langsung suasana politik Eropa serta situasi internasional.
Program "Saya adalah Koresponden Luar Negeri" dari CNA dibimbing Kementerian Kebudayaan Taiwan dan mendapat dukungan sponsor dari Chunghwa Telecom, CTBC Bank, First Commercial Bank, serta Ever Rich D.F.S. Corp.
Kegiatan ini bertujuan membantu lebih banyak generasi muda memperluas wawasan internasional, meningkatkan literasi media, serta terus mengejar impian mereka di bidang jurnalistik dalam perjalanan hidup mereka.
(Oleh Hung Su-chin dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF