Taipei, 30 Agu. (CNA) Wakil Ketua Dewan Kota Taipei Yeh Lin-chuang (葉林傳) telah dituntut Kantor Kejaksaan Distrik Taipei pada Jumat (29/8) atas dugaan perjudian dan korupsi karena mendapatkan keuntungan ilegal setidaknya NT$3,14 juta (Rp1,69 miliar) dari bisnis arena permainan di Distrik Zhongshan selama lebih dari satu dekade.
Selain politisi Kuomintang (KMT) yang telah mewakili distrik Datong dan Zhongshan di Taipei sejak 2010 dan menjabat sebagai wakil ketua dewan sejak 2018 tersebut, enam orang lainnya juga dituntut, termasuk Lin Yi-hung (林奕宏) dan Chi Wen-chi (紀文齊), yang tercatat sebagai penanggung jawab arena permainan tersebut, serta seorang pria bermarga Chen (陳), yang mengelola operasionalnya.
Menurut kejaksaan, kasus ini dimulai pada Maret 2003, ketika Yeh diduga meminta Lin untuk menyewa sebuah gedung di Jalan Linsen Utara untuk mengoperasikan arena permainan, dengan Lin tercatat sebagai penanggung jawab dan Chen sebagai manajer.
Pada Juli 2007, mereka mulai mengoperasikan mesin judi dan memperoleh NT$1,58 juta hingga Maret 2011. Yeh kemudian meminta Lin dua kali untuk mengajukan izin operasional konten dewasa, namun kedua permohonan tersebut ditolak, kata kejaksaan.
Pada 2015, Yeh mengetahui bahwa Kantor Perdagangan Kota Taipei sedang merancang peraturan baru untuk operasional arena permainan yang tidak akan menguntungkan bisnisnya.
Ia kemudian diduga menggunakan pengaruhnya, membujuk anggota dewan KMT lainnya, Lee Fu Chung-wu (李傅中武), dan meminta operator arena permainan lain untuk mendukung amandemen yang menguntungkannya.
Upaya ini menghasilkan pengesahan amandemen pada Januari 2018 yang membuat arena permainannya memenuhi syarat untuk mendapatkan izin yang diperlukan.
Di bawah izin baru tersebut, Yeh menggantikan Lin dengan Chi sebagai penanggung jawab dan terus mengendalikan bisnis tersebut hingga Mei 2019, ketika arena permainan diambil alih oleh operator lain.
Kejaksaan mengatakan Yeh menunjukkan sedikit penyesalan selama penyidikan dan telah meminta pengadilan untuk menjatuhkan hukuman berat.
Selesai/IF