Taipei, 19 Okt. (CNA) MiTAC Computing Technology Corp., penyedia solusi server dan pusat data, telah menerima persetujuan untuk investasi sebesar NT$12,62 miliar (Rp6,99 triliun) guna memperluas kapasitas server kelas atas di Taiwan, kata Kementerian Urusan Ekonomi (MOEA) pada Senin (19/10).
Proposal investasi tersebut disetujui pada Jumat lalu oleh Invest Taiwan, sebuah lembaga antarkementerian di bawah MOEA, sebagai bagian dari Rencana Aksi Pemerintah untuk Menyambut Bisnis Taiwan di Luar Negeri Kembali Berinvestasi di Taiwan, menurut pernyataan Departemen Promosi Investasi MOEA.
Di bawah inisiatif ini, MiTAC Computing, anak perusahaan dari MiTAC Holdings Corp., berencana membangun fasilitas manufaktur baru di Distrik Yangmei, Taoyuan, sekaligus memperluas lini produksi di fasilitas yang sudah ada di Zhunan, Kabupaten Miaoli, dan Linkou, New Taipei, menurut departemen tersebut.
Proyek ekspansi ini diperkirakan akan menciptakan 300 lapangan kerja domestik.
Kementerian mengatakan ekspansi ini bertujuan untuk memenuhi permintaan komputasi AI yang terus meningkat. MiTAC Computing juga berencana memperkenalkan teknologi manufaktur cerdas dan mendirikan pusat komputasi AI perusahaan guna meningkatkan efisiensi produksi serta mendukung analisis data dan aplikasi digital twin.
Ini adalah kali kedua MiTAC Computing mengajukan rencana investasi di bawah program reshoring pemerintah yang diluncurkan pada tahun 2019, menurut kementerian.
MOEA mengatakan investasi ini akan memperkuat kemampuan manufaktur cerdas Taiwan dan memperkokoh perannya dalam rantai pasok AI global.
Menurut statistik kementerian, tiga program insentif investasi utama pemerintah telah menarik investasi gabungan sebesar NT$2,84 triliun dari 1.830 perusahaan hingga saat ini, menghasilkan perkiraan 170.481 lapangan kerja lokal.
Dari jumlah tersebut, program reshoring untuk bisnis Taiwan di luar negeri telah menarik 368 perusahaan dengan rencana investasi sekitar NT$1,55 triliun, menciptakan 97.136 lapangan kerja. Sebanyak 14 aplikasi lainnya saat ini sedang dalam proses peninjauan.