Taipei, 19 Okt. (CNA) Taiwan telah menerbitkan 18.128 Kartu Emas (Gold Card) Ketenagakerjaan Taiwan hingga akhir Agustus tahun ini, dengan sektor digital mencatat pertumbuhan pesat dan sektor olahraga menunjukkan potensi peningkatan, menurut statistik Dewan Pengembangan Nasional (NDC).
Diluncurkan pada 2018 berdasarkan Undang-Undang Perekrutan dan Ketenagakerjaan Tenaga Profesional Asing, program Gold Card dirancang untuk menarik tenaga profesional asing bekerja dan menetap di Taiwan melalui lingkungan kerja dan tempat tinggal yang lebih ramah. Kartu tersebut menggabungkan izin kerja, visa tinggal, Sertifikat Penduduk Asing (ARC), serta izin masuk kembali dalam satu dokumen.
Pada tahap awal, pertumbuhan penerbitan Gold Card relatif lambat karena program tersebut belum banyak dikenal. Namun, jumlah penerbitan meningkat pesat selama pandemi COVID-19, ketika Taiwan dinilai berhasil menangani pandemi dan ekonominya tetap tumbuh. Gelombang perkembangan kecerdasan buatan (AI) berikutnya turut meningkatkan daya tarik Taiwan, yang menjadi bagian penting dari rantai pasok perangkat keras global.
Wakil Direktur Eksekutif Kantor Layanan Talenta dan Perekrutan (Talent Taiwan) NDC, Lien Yi-ting (連以婷), mengatakan timnya kerap mengikuti kegiatan promosi perekrutan talenta di luar negeri. Ia menuturkan bahwa banyak warga asing sebelumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang Taiwan.
Namun, dalam sebuah acara di Eropa, ketika timnya menyebut Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), para peserta langsung menanggapi bahwa perusahaan tersebut merupakan yang terbaik di dunia dalam pembuatan cip. Menurut Lien, setelah mengetahui TSMC berasal dari Taiwan, para peserta memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai negara tersebut dan keunggulan industrinya.
Jumlah kumulatif Gold Card yang diterbitkan melampaui 10.000 pada 2024 dan terus meningkat secara stabil, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 30 persen selama tiga tahun terakhir.
Berdasarkan bidang keahlian, sektor digital menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. Jumlah Gold Card yang diterbitkan untuk bidang tersebut meningkat dari 731 pada awal 2025 menjadi 1.492 pada akhir Agustus 2026, naik 104,1 persen. Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi di antara bidang utama yang memiliki jumlah penerbitan relatif besar.
Sementara itu, meskipun jumlah penerbitan di sektor olahraga masih relatif kecil, angkanya meningkat dari 18 pada Januari 2025 menjadi 44 pada Agustus 2026, atau melonjak 144,4 persen, tertinggi di antara seluruh bidang.
Kementerian Urusan Digital (MODA) mengumumkan persyaratan kelayakan Gold Card untuk sektor digital pada Mei 2023. Dengan demikian, dalam waktu lebih dari tiga tahun sejak diperkenalkan, jumlah penerbitan kartu di bidang tersebut telah melampaui 1.000.
Lien mengatakan, MODA telah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan program tersebut sejak Menteri pertama Audrey Tang menjabat. Berbagai upaya dilakukan, termasuk promosi di luar negeri, pemasaran melalui komunitas digital, dan kegiatan pameran, yang turut menjadikan Gold Card sektor digital sebagai salah satu pendorong pertumbuhan keseluruhan program.
Menurut data MODA, bidang keahlian yang memenuhi syarat untuk Gold Card sektor digital mencakup pengembangan teknologi perangkat lunak, pemrograman komputer, produksi atau penyebaran konten teknologi digital, serta keamanan siber. Sejumlah karyawan Google Taiwan juga memiliki Gold Card digital.
Di sektor olahraga, meskipun bidang tersebut telah termasuk dalam program sejak awal, pertumbuhan penerbitannya berlangsung lambat selama beberapa tahun. Hingga Januari 2025, jumlah kumulatifnya baru mencapai 18 kartu. Namun, jumlah tersebut meningkat menjadi 44 pada Agustus tahun ini, naik 46,67 persen dibandingkan Januari 2026 dan 144,44 persen dibandingkan Januari 2025. Kedua tingkat pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi di antara seluruh bidang.
Lien mengatakan pemerintah sebelumnya tidak secara khusus memprioritaskan promosi Gold Card sektor olahraga. Namun, meningkatnya minat terhadap olahraga, pembentukan Kementerian Olahraga pada September 2025, upaya promosi yang lebih terstruktur, serta pelonggaran persyaratan kelayakan turut mendorong pertumbuhan penerbitan kartu.
Wakil Menteri Olahraga Huang Chi-huang (黃啟煌) sebelumnya mengatakan bahwa program tersebut awalnya terutama ditujukan bagi atlet. Seiring perkembangan industri dan perubahan kebutuhan, persyaratannya diperluas sehingga tenaga pendukung, termasuk peneliti dan analis data, juga dapat memenuhi syarat.
Lien mengatakan sebagian besar pemegang Gold Card sektor olahraga saat ini merupakan atlet asing, meskipun sejumlah pelatih juga memilikinya. Di antara pemegang kartu yang dikenal publik adalah mantan bintang NBA Dwight Howard, pemain bisbol Taiwan-Amerika Stuart Fairchild, serta pitcher Wei Chuan Dragons, Brock Dykxhoorn.
NDC dan Kementerian Olahraga berencana menggelar upacara terbuka pada November untuk menyerahkan Gold Card kepada Fairchild. Lien mengatakan pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap program Gold Card sektor olahraga.
(Oleh Pan Tzu-yu dan Agoeng Sunarto)
Selesai/ja