Taipei, 24 Juli (CNA) Lima belas pelayaran feri yang menghubungkan Pulau Taiwan dengan pulau-pulau terluarnya dan Tiongkok ditangguhkan pada Jumat (24/7) seiring dengan mendekatnya Badai Tropis Noul, menurut Biro Maritim dan Pelabuhan (MPB).
Berdasarkan informasi yang diberikan MPB, keempat pelayaran feri pada rute Nangan Fuao (Matsu)-Fuzhou Langqi (Tiongkok) telah ditangguhkan.
Rute lain yang terdampak termasuk Beigan Baisha-Fuzhou Huangqi (Tiongkok), Kinmen-Shijing, Fugang-Lanyu, dan Houbihu-Lanyu, masing-masing memiliki dua pelayaran yang ditangguhkan dan dua yang tetap beroperasi.
Dua pelayaran pada rute Fugang-Ludao juga ditangguhkan, sementara 12 pelayaran lainnya tetap beroperasi.
Sementara itu, satu pelayaran pada rute Keelung-Matsu telah ditangguhkan, kata MPB.
Biro tersebut menyarankan masyarakat untuk menghindari perjalanan ke pulau-pulau terluar selama badai. MPB juga mengimbau para pengunjung yang perlu kembali ke Pulau Taiwan untuk menggunakan layanan feri siang hari yang tersedia agar tidak terjebak.
Secara terpisah, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil mengatakan bahwa hingga pukul 10.00, satu penerbangan domestik telah dibatalkan dan dua lainnya mengalami penundaan, sementara penerbangan internasional dan lintas Selat Taiwan tetap beroperasi normal.
Menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat, Badai Tropis Noul berada sekitar 400 kilometer di selatan-tenggara Eluanbi pada pukul 11.00 Jumat dan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kelajuan 27-22 kilometer per jam.
Biro Jalan Raya mengatakan pihaknya sedang menilai kemungkinan pengendalian lalu lintas pada lima ruas jalan di Taiwan bagian timur dan selatan, termasuk beberapa bagian jalan provinsi nomor 9, 11, 20, 23, dan 26. Pihaknya mengimbau pengendara untuk memeriksa kondisi jalan terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Biro tersebut juga menyarankan warga di daerah pegunungan untuk menyiapkan persediaan yang cukup, memperingatkan bahwa gangguan jalan akibat badai bisa memerlukan waktu lebih dari satu hari untuk diperbaiki.
Biro tersebut mengimbau pasien yang sakit parah dan penderita penyakit kronis untuk mempertimbangkan meninggalkan daerah pegunungan lebih awal.
Selesai/