MOL: Kebijakan nol biaya pekerja migran tidak mencakup pekerja rumah tangga

02/06/2026 11:28(Diperbaharui 02/06/2026 11:34)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 2 Jun. (CNA) Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan (MOL) menegaskan bahwa kebijakan pekerja migran tanpa biaya penempatan dalam Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Taiwan-Amerika Serikat (ART) hanya berlaku bagi sektor manufaktur dan perikanan, serta tidak mencakup pemberi kerja rumah tangga maupun pekerja perawat migran rumah tangga.

Pernyataan itu disampaikan MOL pada Senin (2/6) sebagai tanggapan atas kekhawatiran kelompok masyarakat yang menilai kebijakan tersebut dapat membebani industri dan keluarga yang membutuhkan layanan perawatan.

International Association of Family and Employers with Disabilities (IAFED) -- yang juga dikenal sebagai asosiasi majikan -- sebelumnya mengajukan petisi di platform partisipasi kebijakan publik dengan judul “Menolak seluruh biaya pekerja migran hingga NT$190 ribu dibebankan kepada pemberi kerja! Menolak kebijakan nol biaya pekerja migran yang mengalihkan tekanan internasional kepada Taiwan dan menghancurkan industri serta keluarga perawatan.”

Sejak diajukan pada pertengahan April, petisi tersebut telah memperoleh 5.735 dukungan hingga Senin, menurut asosiasi.

Asosiasi menyatakan bahwa kebijakan tersebut menggunakan nama “hak asasi manusia internasional”, tetapi pada praktiknya mengalihkan seluruh biaya kepada pemberi kerja Taiwan dan keluarga rentan, termasuk usaha kecil dan menengah, sektor perikanan, serta keluarga dengan anggota lanjut usia atau sakit berat yang membutuhkan perawat migran.

Menurut asosiasi, banyak keluarga mempekerjakan perawat migran karena layanan perawatan jangka panjang yang tersedia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan mereka.

Jika biaya perekrutan perawat migran kembali meningkat, kata asosiasi, hal itu akan semakin membebani lansia dan pasien yang telah berada dalam kondisi sulit.

Menanggapi hal tersebut, MOL dalam pernyataannya menegaskan bahwa anggapan kebijakan nol biaya pekerja migran akan merugikan hak pemberi kerja rumah tangga adalah keliru.

Kementerian menekankan bahwa kebijakan pekerja migran terkait pencegahan kerja paksa dalam ART hanya mencakup pekerja migran sektor manufaktur dan perikanan, sementara pekerja perawat migran rumah tangga tidak termasuk dalam cakupan perjanjian tersebut.

Menurut MOL, sesuai isi perjanjian, sektor manufaktur dan perikanan diberikan masa penyesuaian selama tiga tahun.

Dalam periode itu, pemerintah akan berkomunikasi dengan pelaku industri, kelompok pemberi kerja, pemerintah negara asal pekerja migran, serta kementerian terkait untuk merumuskan langkah pendukung guna mengurangi beban biaya bagi perusahaan dan pemberi kerja sektor perikanan, sambil tetap memenuhi standar internasional.

MOL kembali menegaskan bahwa pemberi kerja rumah tangga dan pekerja perawat migran rumah tangga tidak termasuk dalam cakupan ART, serta meminta masyarakat tidak panik berlebihan.

(Oleh Chang Hsiung-feng dan Agoeng Sunarto)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.