Taichung, 4 Apr. (CNA) Seorang pekerja migran asal Vietnam baru-baru ini ditipu NT$630 ribu (Rp316,274 juta) melalui penukaran uang ilegal, kata kepolisian Kota Taichung, yang kemudian menangkap dua orang tersangka dan mengembalikan uang korban dalam waktu lima jam.
Kepala Tim Investigasi Distrik Keenam, Tu Chih-hung (涂志宏) hari Senin (1/4) menjelaskan bahwa wanita Vietnam yang menjadi korban ditipu NT$630.000 setelah melakukan transaksi penukaran uang ilegal.
Setelah tim investigasi melakukan penyidikan, kata Tu, mereka berhasil meringkus dua tersangka warga Vietnam di Distrik Dali dalam waktu dua jam, serta berhasil melacak dan mengembalikan seluruh uang curian dalam waktu lima jam.
Kepolisian Taichung menjelaskan bahwa korban, wanita bermarga Đỗ (33), adalah pekerja migran resmi yang secara teratur mengirimkan gajinya kembali ke Vietnam.
Oleh karena itu, kata kepolisian, untuk menghemat biaya administrasi pengiriman, Đỗ mencari jalur penukaran uang ilegal lewat internet, dan menyerahkan uang tunai NT$630.000 kepada tersangka.
Menurut kepolisian, Đỗ melapor setelah ia menyadari bahwa tersangka, pria bermarga Phan (28) dan wanita bermarga Lê (21) asal Vietnam, tidak mentransfer ke rekening banknya di negara asalnya, dan melarikan diri.
Kepolisian menyampaikan bahwa saat penangkapan, uang tersebut sudah tidak lagi berada di tangan kedua tersangka.
Namun, setelah diinterogasi, kedua tersangka diketahui telah menggunakan uang curian untuk membayar hutang mereka, kata kepolisian.
Kepolisian kemudian melacak dan berhasil mengembalikan seluruh uang tunai NT$630.000, dan menyerahkan seluruh kasus tersebut ke kejaksaan atas dugaan penipuan, penggelapan, dan pembatasan kebebasan.
(Oleh Hao Hsueh-ching dan Antonius Agoeng Sunarto)
Selesai/JC