CDC: Lansia di Taiwan dapat terima suntikan vaksin COVID JN.1 kedua mulai 8 April

04/04/2025 12:48(Diperbaharui 04/04/2025 12:48)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Lee Chia-lin, wakil direktur Pusat Kontrol Penyakit Pusat Intelijen Epidemi berbicara dalam konferensi pers di Taipei Selasa. (Sumber Foto : CNA, 1 April 2025)
Lee Chia-lin, wakil direktur Pusat Kontrol Penyakit Pusat Intelijen Epidemi berbicara dalam konferensi pers di Taipei Selasa. (Sumber Foto : CNA, 1 April 2025)

Taipei, 4 Apr. (CNA) Lansia berusia 65 tahun ke atas di Taiwan bisa menerima suntikan kedua vaksin yang ditujukan untuk varian JN.1 dari COVID-19 mulai 1 April, kata Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) baru-baru ini.

Sebanyak 1.900 kunjungan ke ruang gawat darurat untuk COVID-19 dilaporkan di seluruh Taiwan minggu lalu, naik 4,9 persen dari minggu sebelumnya, meskipun jumlah infeksi parah secara keseluruhan masih cukup rendah, kata Lee Chia-lin (李佳琳), wakil direktur Pusat Intelijen Epidemi CDC, dalam sebuah jumpa pers reguler pada Selasa (1/4).

Lebih dari 90 persen infeksi parah dalam beberapa minggu terakhir melibatkan pasien yang belum menerima vaksin JN.1, kata CDC.

Meskipun Taiwan saat ini menawarkan vaksin Moderna dan Novavax JN.1, 66.000 dosis Novavax yang tersisa akan kadaluarsa pada 5 April, kata CDC.

Namun, mulai 8 April, CDC akan membuka suntikan kedua vaksin (Moderna) JN.1 untuk mereka yang berusia 65 tahun ke atas, penduduk asli berusia 55-64 tahun, dan orang-orang dengan kekebalan yang lemah, kata badan kesehatan tersebut.

Menurut data CDC, 17,95 persen orang berusia 65 tahun ke atas dan 8,65 persen populasi umum telah menerima dosis vaksin JN.1 hingga 31 Maret.

(Oleh Tseng I-ning, Matthew Mazzetta, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.