Taichung, 20 Okt. (CNA) Calon wali kota Taichung dari Partai Progresif (DPP), Ho Hsin-chun (何欣純), mengusulkan reformasi layanan bus pada hari Senin (19/10), sementara rivalnya dari Partai Kuomintang, Johnny Chiang (江啟臣), memaparkan jaringan keamanan publik berbantuan kecerdasan buatan (AI).
Usulan Ho berfokus pada peningkatan kapasitas penumpang, pembaruan aplikasi bus resmi kota, reorganisasi rute, dan perbaikan kondisi kerja pengemudi.
Ho, yang menaiki bus Rute 301 sebagai bagian dari acara kampanye, mengatakan bahwa penggantian bus gandeng dengan bus listrik yang lebih kecil telah mengurangi kapasitas penumpang tanpa peningkatan layanan atau penambahan jumlah pengemudi yang memadai.
Bus gandeng dapat mengangkut hingga 141 penumpang, dibandingkan dengan sekitar 60 penumpang pada bus listrik konvensional, katanya. Akibatnya, penumpang di halte-halte tengah, termasuk yang melayani Taichung Veterans General Hospital dan Tunghai University, kesulitan naik bus yang penuh sesak.
Ho berjanji akan secara berkala menggunakan transportasi umum jika terpilih untuk menilai layanan dari sudut pandang penumpang dan mengatasi permasalahan.
Pada presentasi kebijakan terpisah, Chiang mengusulkan "jaringan keamanan cerdas Taichung" yang mencakup kepolisian, kesejahteraan sosial, dan ketahanan bencana.
Rencananya meliputi penguatan koordinasi melalui komite pengembangan kota cerdas dan pembentukan pusat AI dan big data berdaulat untuk mengintegrasikan data dan menganalisis risiko dengan tetap mematuhi persyaratan hukum serta melindungi privasi.
Sensor AI dapat membantu mendeteksi pola aktivitas yang tidak biasa di antara lansia yang tinggal sendiri, katanya. Jaringan yang diusulkan akan mengintegrasikan informasi tentang keuangan, kebutuhan pengasuhan anak, dan kesehatan mental keluarga yang dianggap berisiko tinggi.
Chiang berjanji akan memberikan peran lebih besar kepada pekerja sosial garis depan dan tenaga keperawatan dalam pengambilan keputusan, mengatasi kekurangan staf, dan melindungi hak-hak mereka.
Usulan lainnya termasuk memperkuat kerja sama pencegahan dan penanggulangan bencana melalui platform tata kelola regional di Taiwan tengah, memperluas pengelolaan air berbasis AI, dan memperkenalkan pemantauan kebisingan cerdas.
Pemilihan lokal Taiwan 2026 akan diadakan pada 28 November. Pemilihan ini juga dikenal sebagai pemilihan "9-dalam-1" karena pemilih di 22 kota dan kabupaten di negara itu akan memilih pejabat untuk sembilan jenis jabatan pemerintahan lokal, termasuk wali kota, bupati, serta anggota dewan kota dan kabupaten.
Jabatan lain yang akan dipilih termasuk kepala kecamatan, kepala distrik Adat di kotamadya khusus, anggota dewan kecamatan dan distrik Adat, serta kepala lingkungan dan desa.
Secara keseluruhan, pemilihan ini akan mengisi 11.051 jabatan di semua tingkat pemerintahan lokal.
Selesai/ja